Hal Yang Perlu Dipahami Pengusaha Di Fase Awal Dalam Membangun Mentalitas

Menjadi seorang pengusaha itu artinya berani untuk berpetualang pada ketidakpastian tidak seperti pegawai yang setiap bulan pasti mendapatkan penghasilan yang tetap. Bagi banyak orang, kondisi ini cukup menakutkan karena harus menjelajahi bidang yang belum diketahui sebelumnya. Namun, jika rasa takut untuk mengambil risiko menjadi penghalang Anda untuk menjalankan usaha, maka ubah menjadi rasa ingin tahu untuk mengeksplorasi berbagai hal.

Seringkali, pengusaha menjual diri mereka secara murah, karena mereka memiliki sedikit kepercayaan diri. Pengusaha prototipikal – suka berkelahi, banyak akal, pintar dan agresif – mungkin tidak memiliki aspirasi menuju kebesaran atau kekayaan. Tetapi untuk membangun bisnis yang sukses, pengusaha membutuhkan dorongan bisnis. Jika kamu melihat statistik startup bisnis, kamu akan mengalami serangan kepanikan akan gagal atau rasa mudah menyerah. Jika kamu ingin menjalankan bisnis, maka dengan yakinlah menempatkan dirimu di titik netral dan mulai berusaha dengan keras, dan kondisikan posisimu sebagai seorang yang tidak mudah menyerah. Berbagai alasan inilah yang kerap membuat orang berpendapatan jika bisnis tidak selalu cocok untuk semua orang.

Mentalitas pebisnis

Tapi orang yang bermental kuat tidak khawatir tentang itu, karena mereka tidak terjebak dalam hal-hal yang tidak dapat mereka kendalikan. Sangat mudah untuk berpikir bahwa dunia berisi hal-hal yang negatif dan menuju kehancuran. Dalam kondisi seperti ini tidak dapat dihilangkan dengan hanya konsumsi kafein.

Jadi karyawan selamanya memang memiliki gaji tetap tapi menjadi pengusaha nggak bikin kamu jadi ‘bawahan’ selamanya. Memilih antara menjadi kar­­yawan atau pengusaha adalah dua pilihan yang cukup sulit. Ketika menjadi karyawan kamu mendapat gaji yang stabil namun dihadapkan dengan kerja keras untuk menguntungkan orang lain. Sedangkan pengusaha, kamu mutlak punya kuasa untuk mengambangkan ide namun dihambat oleh ketidakpastian pendapatan. Mungkin kamu seorang juara karena membuat segala sesuatunya murah atau tersedia untuk semua orang. Pada saat yang sama, kamu harus menyadari bahwa kamu layak menaikkan harga, menghasilkan laba, membangun bisnis, dan berhasil untuk jangka panjang.

Dan sering kali itu membuat mereka kehilangan minat serta cita-cita mereka terdahulu. Kebebasan dari frustasi sangat tergantung dari bagaimana kita menanganinya. Pengusaha tahu bahwa ada suatu momen yang akan membuat mereka merasa frustasi, namun semua itu tidak akan bertahan lama. Sementara itu, karyawan lebih suka bermain aman baik dalam memanfaatkan waktu, atau pun investasi mereka. Di sisi lain, para pengusaha memiliki rencana untuk membentuk impian mereka.

Dua tahun memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN , semakin banyak bermunculan pengusaha di Indonesia dari berbagai kalangan. Meskipun jauh sebelum ditetapkan MEA, telah banyak muncul pengusaha yang memulai dari nol, salah satunya yaitu Yasa Paramitha Singgih. Pengusaha yang memulai bisnis sejak berusia 15 tahun tersebut mengaku dari keluarga yang kurang berada. Yasa memulai bisnisnya dengan modal keinginan yang kuat, dan harus siap dengan resiko yang diterima. Sahabat bisa memperbanyak relasi untuk menciptakan psychological pebisnis yang siap bersaing.

Lebih dari itu seseorang yang berwirausaha sangat membutuhkan psychological yang kuat. Berbeda dengan usaha besar yang telah mempunyai jaringan yang sudah solid serta didukung dengan teknologi yang dapat menjangkau internasional dan promosi yang baik. Sebagian besar usaha kecil tumbuh secara tradisional dan merupakan usaha keluarga yang turun temurun. Disamping itu dengan keterbatasan kualitas SDM-nya, unit usaha tersebut relatif sulit untuk mengadopsi perkembangan teknologi baru untuk meningkatkan daya saing produk yang dihasilkannya. Permodalan merupakan faktor utama yang diperlukan untuk mengembangkan suatu unit usaha.

Sementara itu, karyawan membatasi pertumbuhan masa depan mereka dengan meragukan kemampuan dan kekuatan mereka. Kalian akan merasa menerima motivasi dan kekuatan lebih, juga memperoleh banyak pelajaran untuk bagaimana bisa bangkit atau mempertahankan bisnis yang sudah hampir bangkrut. Tapi dalam memilih komunitas bisnis, kalian juga harus memilih yang tepat, jangan asal memilih. Portal Investasi diperuntukkan untuk semua pihak, baik awam maupun profesional seperti calon investor, investor, pemilik bisnis, wirausahawan yang tertarik dengan investasi dan bisnis.

Untuk itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengajak para pengusaha muda di Jatim agar bisa mengembangkan ide kreatif dan inovatif yang dimiliki. Lalu bagaimanakah agar Anda bisa membangun psychological bisnis dengan baik dan benar dan ada yang menuntun Anda dari awal hingga akhir sehingga menjadi seorang pengusaha yang sukses? Memiliki mental pebisnis bukan lagi menjadi psychological karyawan yang selalu bekerja-bekerja sampai tutup usia. Jawabanya ada enterpreneur mindset dan how to start a enterprise. Setidaknya, ada 6 sikap psychological wirausaha yang perlu Anda miliki jika ingin sukses dalam membangun imperium bisnis. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara menjalankan usaha dan kehidupan.