Ini ‘obat Anti Depresi’ Eropa Lawan Perang Dagang

Dirangkum dari laman resmi Jakarta.go.id, kongsi dagang ini atau VOC didirikan di Amsterdam pada tahun 1602. Mereka hanya bisa meratapi hasil jerih payah mereka yang dimusnahkan VOC begitu saja. Itu semua terjadi akibat praktik korupsi di tubuh VOC yang tidak dapat dihindari. Hal itu pun menjadi salah satu penyebab perusahaan dagang ini resmi dibubuarkan tepat pada 1 Januari 1800.

Sejak tahun 1619, VOC mendirikan tiga buah pangkalan di Indonesia, yakni di Jayakarta, Ambon, dan Banda. Dengan makin majunya perdagangan di Jayakarta, VOC yang sebelumnya berdagang di Asia mulai memusatkan perhatiannya ke Jawa. Meskipun demikian perdagangan di negeri-negeri lainnya di Asia masih tetap dilakukan tapi tidak menjadi prioritas utamanya. Di Indonesia terutama di Jawa, Ambon, dan Banda dijadikan pusat perhatian VOC.

Kerja sama ini bakal meliputi 3,5 miliar penduduk dunia dengan total produk domestik bruto gabungannya mencapai AS $49,5 triliun atau setara dengan forty persen dari PDB dunia. Selain itu, tujuan didirikan VOC di Indonesia untuk mengatasi masalah persaingan dengan pedagang yang berasal dari Eropa, seperti Portugal, Spanyol, dan Inggris. Di Indonesia sendiri, VOC pertama kali berpusat di Ambon yang dipimpin Gubernur Jenderal pertamanya yaitu Pieter Both. Meskipun VOC cukup berhasil menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku, namun perdagangan di Asia masih dikuasai oleh Portugis.

Nama Sultan Hasanuddin pun digunakan menjadi nama universitas negeri dan juga nama bandar udara di Makassar, Bandara Sultan Hasanuddin. Tujuan terbentuknya VOC yang berikutnya adalah untuk menguasai kerajaan-kerajaan di nusantara. Hal ini dilakukan juga untuk mengambil alih tentara kerajaan menjadi prajurit perang Belanda.

Perdagangan pribadi atau perdagangan gelap merupakan salah satu bentuk korupsi pejabat VOC. Korupsi sebagai penyebab keruntuhan membuat VOC diplesetkan menjadi Vergaan Onder Corruptie . Tidak ikut aktif secara langsung dalam kegiatan produksi hasil pertanian. Cara memproduksi hasil pertanian dibiarkan berada di tangan kaum Pribumi, tetapi yang penting Deposit DANA VOC dapat memperoleh hasil-hasil pertanian itu dengan mudah, sekalipun harus dengan paksaan. Merebut pasaran produksi pertanian, biasanya dengan memaksakan monopoli,seperti monopoli rempah-rempah di Maluku. Sejumlah produk yang akan kena bea masuk antara lain pesawat Airbus sebesar 10%, serta anggur , scotch, wiski, dan keju dengan bea masuk 25%.

KOngsi dagang

Lewat perjanjian ini, terdapat peluang menghilangkan hambatan perdagangan baik dari sisi tarif maupun non tarif. Meski, kemungkinan Indonesia hanya akan menjadi pasar perlu diantisipasi. Dengan begitu, VOC mampu mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya di wilayah jajahannya. Letaknya yang strategis, membuat VOC berkinginan untuk menguasai pelabuhan-pelabuhan yang ada. Sehingga dengan kekuasaan ini, VOC dapat menguasai segala sumber daya yang ada di Indonesia.

Kongsi dagang EIC ini kantor pusatnya berkedudukan di Kalkuta, India. Dari Kalkuta ini kekuatan dan setiap kebijakan Inggris di dunia timur, dikendalikan. Pada tahun 1811, kedudukan Inggris begitu kuat dan meluas bahkan pernah berhasil menempatkan kekuasaannya di Nusantara. Jauh sebelum itu, jika kita belajar sejarah rempah, kita akan mengetahui bahwa cengkeh telah digunakan sebagai salah satu bahan untuk mengawetkan mumi di Mesir Kuno. Sementara pala sudah dikenal oleh masyarakat Yunani dan Romawi sejak tahun 24 SM. Rempah yang dalam hal ini cengkeh dan pala dari tanah Timur Nusantara, tidak saja memiliki kisah yang panjang dan dramatis.