Psychological Yang Kuat Kunci Utama Kalangan Muda Jadi Pengusaha Sukses

Selain Talkshow juga ada Kompetisi dan Pameran Poster, Seminar Business Plan pada 11 April 2017, Expo dan Bazar Kewirausaahan, serta Kompetisi Business Plan pada 17 hingga 29 April 2017. Nah untuk bisa mandiri para pebisnis memang harus tahan banting dan tidak cengeng saat menghadapi tantangan dan rintangan. Menurut Bob Sadino, seorang entrepreneur haruslah orang yang tahan banting dan tidak cengeng karena mereka pasti akan menghadapi banyak downside dalam menjalani bisnis. Jika mereka tidak tahan banting, bisa dipastikan mereka akan mudah gugur dari dunia bisnis. Berikut 5 karakter dan psychological yang harus dimiliki seorang entrepreneur sukses menurut Bob Sadino agar sukses menjalankan bisnis.

Mentalitas pebisnis

Jika seorang pengusaha tidak berani melakukan itu, dipastikan bisnisnya akan tertinggal dan gagal. Informasi menjadi kunci penting dalam berbisnis, kemampuan analisis wajib dimiliki oleh setiap pebisnis. Pebisnis perblu melihat tren apa yang dapat dikembangkan dalam bisnis. Keahlian ini perlu diasah, supaya inovasi produk serta layanan bisa sejalan dengan apa yang dibutuhkan sekarang ini. Pada umumnya, mereka masih belum yakin bagaimana jalannya bisnis tersebut. Tentu saja mentalitas pun perlu dipupuk dengan baik sejak awal ketika berbisnis.

Aviliani menegaskan, mentalitas wirausaha perlu dibangun sejak dini. Kemampuan bertahan saat kondisi sedang jatuh menunjukkan mentalitas pebisnis. Dengan mental yang kuat, pebisnis takkan begitu saja menutup usahanya saat sedikit merugi atau mengalami masa krisis.

Begitu pun di dalam dunia bisnis, para pengusaha yang benar-benar telah sukses dalam bisnisnya pasti lah mengalami dan memahami hal tersebut. Minimnya informasi yang diketahui oleh UKM memberikan pengaruh terhadap kompetisi dari produk ataupun jasa dari unit usaha UKM dengan produk lain dalam hal kualitas. Efek dari hal ini adalah tidak mampunya produk dan jasa sebagai hasil dari UKM untuk menembus pasar ekspor, pada akhirnya hanya beredar di pasar domestik.

Dengan demikian, UKM akan mempunyai kekuatan dalam bersaing dengan pelaku bisnis lainnya, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain peran dari Pemerintah, dunia akademisi, lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga penelitian, juga telah melakukan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan UKM. Salah satu diantaranya adalah program GTZ-RED yang diadakan atas dukungan GOPA/Swisscontact yang telah berjalan sejak tahun 2003.